Wednesday, August 15, 2007

Bebek Goreng Bali

Lagi seneng masak-masak nih kalo wiken...
Nemu resep baru, yang masaknya lama bangetttttttt, tapi sepadan dengan hasilnya.
Cobain.. cobain...

Resep :
Bebek Goreng :1 ekor (900 g) bebek, potong 4 bagian
4 sdm minyak sayur
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 batang serai, memarkan

Bumbu, haluskan :
2 cm jahe segar
2 cm kencur
2 cm lengkuas
8 siung bawang putih
1 sdt terasi goreng
1/2 sdt ketumbar
1 sdt merica butiran
1 sdt gula pasir
2 sdt garam

Pelengkap :
Sambal Matah*)
Urap Kacang Panjang

Cara membuat :
Aduk bebek dengan Bumbu Halus hingga rata.
Diamkan selama beberapa jam.
Panaskan minyak, masukkan bebek berbumbu, daun salam, daun jeruk dan serai.
Aduk hingga bebek kaku dan berubah warna.
Tuangi air, masak dengan api kecil hingga daging bebek empuk.
Angkat, dinginkan.

Panaskan minyak banyak di atas api sedang, goreng hingga bebek kering.
Angkat dan tiriskan.
Sajikan dengan Sambal Matah dan Urap Kacang Panjang.
Untuk 4 orang

*)Sambal Matah
Bahan:
3 sdm minyak sayur
1 sdt terasi
3 butir bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih, iris tipis
3 buah cabai rawit merah, iris halus
2 lembar daun jeruk purut, iris halus
1 batang serai, ambil bagian yang putih, iris halus
1/2 sdt garam
1 butir jeruk limau, ambil airnya
Cara membuat :
Panaskan minyak, goreng terasi hingga harum. Angkat.
Aduk dengan bahan lainnya hingga rata.
Beri air jeruk limau, aduk rata.
Sajikan.

Gw agak2 bingung instruksi pake aturan sentimeter. daripada bingung2, gw ukur aja pake penggaris hehehe...

Monday, August 13, 2007

Lama ga nge-blog gara2 lupa password

Judulnya kayak artikel di koran Lampu Merah.
Oh well, what can I say more?

*pemalas*

Sunday, November 19, 2006

Evil me

Evil me, to play people's heart like that.
I don't think I deserve all the good things that happens in my life.
I just want everybody to be happy, though I know it's impossible.
I'm only human.

Somebody said I am cruel.
Maybe it's true.

Sunday, October 29, 2006

Apel atau Jeruk?

Pernah nggak kalian para pembaca [ge-er amat, blog gw dibaca hehe] ada di suatu kondisi yang mengharuskan untuk memilih?
It is not like decisions you can pick up randomly, or because of other's influences...
Not even your bestest friends, or your moms...
It's all your call.

Sebenarnya masalah gw nie biasa banget, perhaps semua orang mengalaminya.
Kalau ada yang nebak ini masalah percintaan, kamu dapet seratus!
Bagi gw saat ini rasanya berbeda, seperti kamu tepat berada di tengah suatu momentum.
Satu detik terlalu cepat atau terlalu lambat, kamu tidak berada didalamnya.

Umur gw sekarang 25 + 2 [hahahahah....]
Dan gw benar2 sedang berada didalam momentum itu.
Big happy family's pushing, parents pushing, best friends pushing, them : are pushing...
Well at least one of them are.
Seems like everybody's pushing you around, to get you on a wedding. Geez!
Talking about pressures!

Okay, supaya nggak pusing, let me get this straight.
I have one boyfriend, officially.
And I have another one, unofficially.
Both of them knew each other, and get jealous with each other from time to time.
How could this even possible to happen? Gw gak tahu pasti kapan mulainya, but it happens.
Serasa melakukan poliandri deh...
Gw rasa ini kutukan, kenapa juga gw involve sama orang2 yang baik hatinya?
Hmm... mungkin karena gw juga baik hati [errgghhhhhh....]

My official boyfriend knows there's somebody else who's deadly serious with me.
And he didn't get angry when I ask him if I can go out with the other one.
Dia sih bilangnya percaya banget ama gw...
Though my bestfriends said that he's stupid for trusting me like that... [geez guys, thanks very much!]

Okay, to shorten this story up...
Let's just say, I'm confuse to choose.
Them, are like two different fruits : apple and orange
Sebagian orang lebih suka rasa apel, dan sebagian lagi prefer to have an orange.
Dua2nya baik hati, tentunya sih baik sama gw dan keluarga gw.
Mereka berbeda: styles, looks, heights...
And they offer me slightly different things

Apple, whom I love so much ;
Love me tenderly, passionately, dan gw benar2 kagum sama kesabarannya.
But he doesn't offer me security. He's affraid of the amount of responsibility in having a commitment. He said he's not ready, he's not there yet...
FYI, he's my official one. We've been together for three fuckin' years now, and he still don't know how to decide...

Orange, whom I like so so lah... ;
Love me blindly, delicately, dan gw juga kagum atas tahan bantingnya dia krn gw tolakin terus selama 3 tahun terakhir ini and he didn't walk away...
He offers me security. He's ready. He's old... [haha!]
The problem is, could I live with him for the rest of my life?
I don't have feelings for him.
And my mom seems like approving him entering my life.
How 'bout that...

Kalo ada yang baca...
You're welcome to give me anything...
Hopefully opening my eyes and mind.

Monday, October 16, 2006

Pingin cutiiiiiiiiii!

Sesuai judul.

Kenapa sih cutiku ditolak terus sama Bos?
Aku nggak senang.
Kerjaan ditumplek2in terus, kapan kelarnya?

Bos,
Aku pun manusia.
Aku mau istirahat, pacaran, liat sunset.
Kamu paksa aku jadi workaholic.
Yeah right, I'm a lazy workaholic...

Mama

Mamaku sakit.
Sirosis hati.
Nggak tega aku lihat beliau terbaring di RS.

Aku ingin mama cepat sembuh,
menyemangati aku, marahin aku, bangunin aku pake air.

Ayo Ma,
Kita jalan-jalan lagi.
Kemanapun mama mau, aku anterin.
Sumpah.

Udah 4 bulan!

Udah empat bulan neh...
Genting juga keadaan.

Eits, jangan mikir yang nggak-nggak dulu, aku bukannya hamil atau mengandung.
Cuma nggak nge-blog dari empat bulan yang lalu.
Buntu? Gak juga tuh...
Sibuk.
Gara-gara si Belgia gila ituhhh...
She really make my nerve! Syaiton!

Sekarang?
Udah mending.

Friday, June 23, 2006

Menu Favorit, nyam nyam..


Hadeuh... jadi ngiler abis baca postingan sendiri.
Makin terasa karena aku sering jauh dari rumah...
Kangen sambel goreng pete bikinan mama... ihik ihik...

Hari ini browsing2 internet dan nemu resep berikut :

Sambal Daging Cincang
Bahan:
150 g daging sapi cincang
5 sdm minyak sayur
1 lembar daun salam
1 buah tomat mer,
cincang20 mata petai, kupas, iris menjadi 2
150 ml air

Bumbu, haluskan:
200 g cabai merah, buang bijinya, kukus sampai matang
10 butir bawang merah
4 siung bawang putih
6 butir kemir, sangrai
20 g gula merah, sisir
1 sdt garam1 sdm terasi matang

Cara membuat:
Sangrai daging cincang sampai air daging habis dan kering.
Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan daun salam hingga harum dan matang.
Masukkan tomat, daging, petai, dan air.
Masak sampai daging empuk, kuahnya mengental dan berminyak.


Ribet ah, mending beli di RM Padang huehuehuehue...

Ngerujak nih!


Napasku sejak semalem sesak terus deh.
Kuku tangan dan kaki ampe pada biru semua, ihik…
Jadi deh aku gak masuk kantor keesokan paginya karena tubuhku kaku dan sakit semua.
Aku ceu-me-mes [baca sms] ama “babeh” di kantor ;
“Pak, gak bs msk hr ini. Sesak napas kyk wkt itu”
Trus dia reply :
“Ok, deh. Cpt sembuh ya nduk.”

Sepagian sih aku tidur. Tapi menjelang makan siang aku terbangun dan mulai merasa bosan.
Terus makan siang sambil nonton berita kriminal. Hih, ga banget deh! Quickly loose my appetite.
Mulai deh buka-buka kulkas, lemari makan dan lemari penyimpanan.
Hmm… apa ya yang bisa aku olah?
Di kulkas aku nemu buah-buahan yang kayaknya lupa dipindahin ke meja makan, jadi gak ada yang makan… “mubazir amat nih dianggurin..” pikirku.
Trus di lemari aku lihat ada bumbu pecel yang sudah separo dipakai. Ada kacang tanah mentah juga.
“Eh, asik nih. Ngerujak ah..”

Hasilnya : sesak napas hilang dan badan jadi segar!
Hahaha! Nikmatnya hidup ini...

Kalo mau tau resepnya, silakan lihat di bawah ini :

Bahan-bahan
Pepaya mengkal, senemunya
Mangga, sebuah aja atau senemunya juga
Timun, 2 buah
Apel hijau, kalau ada
kalau gak ada ya udah pake bengkoang aja
Bumbu pecel [kacang]
Kacang tanah, digoreng sampe kries kriess [garing tapi jgn gosong]
Cabe rawit, secukupnya
Kerupuk kampung, buat coel-coel

Alat-alat
Cobek, yang sedang aja ukurannya
Ulekan, yang sesuai dgn ergonomi lengan masing-masing
Pisau, yang tajem

Cara membuat
Buah-buahannya semua dipotongin dan diatur di atas piring yg cantik.
Kalo lg males & pengen cepet2, potong sembarang dan jugrukin di piring.
Semua bumbu diulek dan dicicipi.

Porsi
Tergantung banyaknya buah-buahan yg ditemukan

Selamat mencoba!

Tuesday, June 20, 2006

Apa aku pernah benar-benar jatuh cinta?

Darimana aku yakin akan hal itu?
Tak pernah aku gemetar karena rindu menggebu,
atau berteriak karena cinta menggelora.
Semua selalu kuanggap sebagai hal sewajarnya.
Apa aku keliru?

Pertemuan, pertemanan, pendekatan dan perpisahan.
Selalu kupikir itu biasa.
Apa yang kukatakan selalu itu tak istimewa?
Mengapa tak pernah kurasa getar yang berbeda?

Kedekatan, keakraban kupikir layaknya sebuah proses,
seperti ikan yang terbiasa pada air.
Tapi akankah aku mati seperti ikan,
bila keluar dari air?

Apa aku pernah benar-benar jatuh cinta?

Pagi Tadi

Pagi tadi aku memikirkan kehidupan,
dan kematian.

Ingat aku akan sebuah kalimat;
lahir sendiri, hidup sendiri, mati sendiri.
Kemana aku setelah hidup?
Jadi ingat cerita-cerita misteri di tv.

Kemana ruhku akan pergi?
Apakah tertidur menunggu dihisab?
Apakah mengelana dan melihat yang hidup?
Ikut menangis ketika mereka terpuruk, atau tertawa ketika mereka bahagia?
Aku sungguh tak akan pernah tahu jawabannya.

Satu ketakutanku;
Tuhanku tidak mencintai aku.